Senin, 16 Agustus 2010

Quote Naruto

saya itu suka sekali nonton anime. walaupun sudah segede ini, tapi kalau melewatkan naruto, conan, gundam, hunter x hunter, dkk rasanya sussahhh sekali.

kali ini saya mau bahas soal naruto. selama ini saya memang nonton naruto itu nungguin global tv nayangin dulu, jadi waktu si global tv nayangin sampe episode itu-itu saja ya saya nontonnya yang itu-itu saja alias gak ngikutin alurnya yang sudah sampe gak tahu berapa episode.

tapi 2 bulanan ini saya mulai rajin download manga naruto di onemanga. selain itu saya juga nemu anime naruto yang merupakan kelanjutan dari yang si global tayangin  itu. jadi ya akhirnya saya nyambung lagi deh.

sebenarnya yang mau saya bahas disini adalah ternyata saya baru sadar kalau naruto itu penuh dengan quote-quotenya yang baguss banget kalau diresapin. mungkin selama ini saya yang nontonnya di tv gak terlalu 'ngeh' kali ya sama kata-katanya. yta[i karena sekaramg anime dan manganya sudah jadi koleksi saya, saya mungkin sedikit sadar tentang hal itu.
dan ini nih saya kumpulkan quote-quote favorit saya



"mengetahui rasanya dilukai adalah alasan untuk berbuat baik kepada orang lain,
itulah yang menjadikan kita disebut sebagai manusia"

"mereka yang tak mengenal rasa sakit tak akan pernah mengerti kedamaian"

"cinta dan maaf tak dapat dibeli oleh kalimat yang indah"

"saat seseorang disakiti, ia belajar untuk membenci
saat orang saling menyakiti, mereka menjadi saling benci merasa salah
tapi dengan memahami rasa sakit membuatnya bisa menjadi ramah
rasa sakit membuat seseorang mampu berkembang
dan bagaimana yang kau kembangkan itu terserah kau
kau tahu rasa sakit itu, kau memikirkannya dan jawaban yang kau temukan itu terserah kau"

"how can i become hokage if i can't even save one friend"

"jika aku tak bisa memahami rasa sakitnya, aku tak bisa tertawa bersamanya"

"the villagers are important to me, but there's something i have to believe first
i'm going to believe in my self. in the me they trust"


oia selain itu 1 lagi yang aku sadari, ternyata si petapa genit aka jiraiya itu bijak juga lo. gak kaget juga harusnya seh kalo melihat umurnya.hehe



Sabtu, 07 Agustus 2010

Putu..oh..putu

Kali ini tentang makanan
Namanya Putu
Tau gak??
Itu tuh yang biasanya warnya ijo...
Mungkin warga Surabaya dan sekitarnya tahu.
Jadi gini
akhir-akhir ini gak tahu kenapa aku oengen banget makan yang namanya putu, kayak ngidam gitu (kayak tahu rasanya aja). makanan (tepatnya jajanan) ini memang sudah tergerus oleh jaman kali ya? soalnya aku jarang nemuin orang yang jualan putu ini.

kisah berawal dari rasa penasaranku pada suatu gerobak orang jualan jajanan pasar (kayak klanting, ketan, dkk) di daerah Ngaglik, tepatnya dekat Gembong, Sby. yang bikin penasaran itu meski gerobaknya kecil tapi mesti ramai pembeli. sbenarnya pas gak sengaja lewat pernah myoba untuk berhenti, tapi situasi yang crowded banget (tempatnya emang banyak bemo-bemo nurunin penumpang + orang jualan) jadi mengurungkan niatku. apalagi setelah aku survey (ceilehhh segitunya) ternyata bukanya itu sekitar jam 5 sorean lah. jadi ya karena aku emang jarang lewat situ,niat untuk beli jadi terurung sampe lama.

lalu hari itu tiba juga.
waktu itu aku habis 'mbolang' sama temanku (hitung-hitung mengisi kebosanan liburan), sekitar jam 5an lah. dan hasrat beli putu begitu besar saat itu. jadilah kenekatanku membawaku untuk mencari gerobak putu itu di tengah ramainya jalanan waktu itu. dan setelah ketemu, sudah dipastikan kalau yang beli itu banyak banget. bahkan pas antri, ada orang yang beli sampe Rp 64.000,00!! waoww harga yang cukup besar untuk 'jajanan pasar' (tidak bermaksud untuk merendahkan).

akhirnya setelah lumayan lama, dapat juga putu yang ditunggu. dan setelah nyampe rumah, langsung kuserbu si putu setelah penantian panjangku selama inni (lebai mode : ON). dan kayanya aku mengerti perasaan orang-orang yang begerumbul menanti si putu.
ternyata putunya ENAKK BANGETT =D

sumpah ini putu terenak yang pernah aku makan (padahl juga sudah lupa gimana rasanya setelah lama gak makan hehhe). kayaknya aku gak nyesel tadi mengamini niatanku beli putu ;)

terus besoknya aku rencana mau beli putu lagi, tapi habis maghrib. sekitar jam 7an aku berangkat. suasana yang cukup lengang membuatku gampang menemukan gerobak putu ini. tapi ada pemandangan berbeda di gerobaknya. jajanan seperti klepon, ketan, klanting, dkk yang biasa dipajang di gerobak itu sudah tidak ada. tapi waktu itu masih ada pembeli yang mengantri, sekitar 5 orang lah. ya sudah aku turun saja, lalu aku tanya ke penjualnya. kira-kira begini percakapan waktu itu.

aku : "putunya ada?"
ibu yang jual : "ada, tapi nunggu 30 lagi."

NB : telah digubah dalam Bahasa Indonesia karena percakapan terjadi dalam Bahasa Jawa

mendengar pengakuan jujur ibunya itu aku shock dan senyum ke ibunya. ibunya juga senyum (gak tahu senyum kasihan atau simpati karena pelanggan barunya yang jauh-jauh datang akhirnya pulang dengan tangan hampa dan langkah gontai serta senyuman yang memaksa)

AKU PULAAAAAAANNNGGGGG
TANPAAA DENDAAAAAAMMMMM
KUUUTEEEERIMAAAAAA .........

***postinga ini ditulis 8 hari setelah putu pertama. dan penulis belum pernah makan si putu lagi sejak hari itu. jadi harap dimaklumi kalau postingan ini terdapat bau yang tidak sebagaimana mestinya. perkiraan awal itu adalah bau air liur yang menetes akibat terlal banyak menggunakan memori ingatanya terhadap si putu.


Rabu, 14 Juli 2010

Ia yang kau sebut "teman"

Baru nyadar
Dulu pernah nyatet kata-kata bagus dari cerpen di salah satu majalah
Lupa sih majalahnya apa
Ceritanya itu tentang sebuah kejutan untuk sahabat
Dan nemu kata-kata ini deh
Bagus sih menurutku ^^
Sebenarnya gak ada judulnya
Tapi rasanya janggal aja kalo gak ada judul
Ya aku kasih aja judul itu
Kayaknya cocok =)

***************************
Ia yg mau duduk di sampingmu tanpa kata-kata dan rela mendengar semua keluh kesahmu

Ia yg akan datang ke rumahmu, tertidur di kamarmu bagaikan ia sedang berada di dalam kamarnya sendiri

Ia yg akan ikut tertawa bersamamu saat kau merasa senang

Ia akan menangis bersamamu saat kau merasa sedih atau hanya karena saat kau mengalami kesulitan ia tidak bisa membantumu sama sekali

Ia yg mau meminjamkan bahunya walaupun tak cukup kuat untuk menanggung bebanmu dah ia sangat berharap ia bisa selalu berada di sampingmu

Ia yg membuatmu percaya bahwa pasti akan selalu ada penyelesaian atas semua masalahmu

Ia yg mau menggenggam tanganmu saat kau merasa tersesat di dunia ini dan saat kau merasa takut untuk berjalan maju dengan hidupmu ia akan selalu berada di sampingmu

Ia yg menunggumu di bawah hujan selama berjam-jam karena ia percaya kau akan datang dan pasti ada alasan atas keterlambatanmu dan karena ia percaya bahwa kau tak akan pernah mengecewakannya

Ia yg akan melakukan hal-hal mustahil bagi dirinya sendiri demi dirimu!

Senin, 05 Juli 2010

Usah Kau Lara Sendiri

Akhir2 ini entah kenapa saya tiba2 teringat lagu itu. Sebuah lagu yg pertama kali saya dengar ketika SMP. Dan waktu itu saya langsung suka lagu ini.
Liriknya "dalam", musiknya menyayat hati membuat yg mendengar serasa teriris hatinya oleh lagu itu (lebai.com hehe)
Sebenarnya ketika tiba-tiba teringat lagu ini saya inisiatif untuk mendownloadnya.
Tapi alangkah apesnya, saya tidak menemukannya.

Lalu kemarin lagu ini menyapa telinga saya. Tepatnya ketika saya menonton Indonesia Mencari Bakat (IMB), tepatnya lagi dinyanyikan kontestan favorit saya, Hudson bersama Ruth Sahanaya.
Waktu awal lagu ini dinyanyikan, saya langsung tahu kalau itu lagu itu (ya itu!:D).
Padahal sudah bertahun-tahun saya tidak mendengarnya. Hmm. .memori saya tentang lagu lumayan ternyata heheh
Oia kalau tidak salah dalam video klipnya lagu ini menceritakan tentang pengidap HIV/AIDS. Benar2 kombinasi yg ciamik antara video klip, lirik, musik, n penyanyinya (Katon B feat Ruth S.Red).

***********************************************************
Kulihat embun menghalangi pancaran wajahmu
Tak terbiasa kudapati terdiam mendura
Apa gerangan bergemuruh di ruang benakmu
Sekilas kalau mata ingin berbagi cerita

Kudatang sahabat bagi jiwa
Saat batin merintih
Usah kau lara sendiri
Masih ada asa tersisa

Dekapkanlah tanganmu di atas bahuku
Biar terbagi beban itu dan tegar dirimu
Di depan sana cahya kecil tuk memandu
Tak hilang arah kita berjalan
. . .menghadapinya. . .

Sekali jumpa kau mengeluh kuatkah bertahan
Satu persatu jalinan kawat beranjak menjauh

Dekapkanlah tanganmu diatas bahuku
Biar terbagi beban itu dan tegar dirimu
Di depan sana cahya kecil tuk memandu
Tak hilang arah kita berjalan
. . .menghadapinya. . .

Tak hilang arah kita berjalan
. . .menghadapinya. . .
(usah kau simpan lara sendiri)

***********************************************************